Kerinci daily.com…SUNGAI PENUH – Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh menerima aspirasi dari Komunitas Ikan, Sayur, dan Ayam Pasar Tanjung Bajure terkait relokasi lapak para pedagang, dalam pertemuan yang berlangsung di Aula DPRD Kota Sungai Penuh, Jum’at (27/03).
Perwakilan komunitas pedagang menyampaikan sejumlah kekhawatiran, terutama menyangkut lokasi, kelayakan fasilitas, serta potensi penurunan pendapatan. Para pedagang berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kondisi ekonomi mereka serta memastikan tempat relokasi benar-benar strategis dan layak untuk berjualan.
Menanggapi hal itu, Komisi II DPRD menyatakan akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya dengan memanggil pihak terkait, termasuk dinas teknis yang membidangi pengelolaan pasar.
“Pada prinsipnya, kami menerima dan menampung aspirasi ini. Selanjutnya akan kami bahas bersama Pemkot agar ada solusi yang adil dan bijaksana,” ujar Wakil Ketua Komisi II Indra Apdi Saputra.
Komisi II juga menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan para pedagang agar kebijakan relokasi tidak merugikan masyarakat kecil. DPRD berharap solusi terbaik dapat ditemukan melalui dialog yang konstruktif, sehingga penataan pasar dapat berjalan tanpa mengabaikan kesejahteraan pedagang.
Usai pertemuan, Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh langsung meninjau Pasar Tanjung Bajure guna melihat secara langsung kondisi di lapangan serta mendengar aspirasi para pedagang secara lebih dekat.
Pertemuan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Redaksi dan editor sukatridesi
Narasumber (Hmsdpr)






