Kerinci daily.com…MAGELANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci, Irwandri, memilih menjauh sejenak dari riuh politik lokal. Ia bergabung dalam retret kepemimpinan yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional bersama Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.
Selama lima hari dari tanggal 15 s/d 19 April 2026, ratusan pimpinan legislatif daerah dikumpulkan dalam satu forum yang menuntut lebih dari sekadar kehadiran. Mereka datang dari berbagai penjuru: 38 ketua DPRD provinsi, 93 ketua DPRD kota, dan 415 ketua DPRD kabupaten, ditambah 11 pengurus Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten se-Indonesia. Sebuah konsolidasi sunyi, di tengah hiruk-pikuk politik daerah yang kian padat kepentingan.
Bagi Irwandri, retret ini bukan agenda seremonial. Ia menyebutnya sebagai Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) ruang untuk menguji ulang kapasitas dan keteguhan seorang pemimpin legislatif.
“Ini bukan sekadar berkumpul. Ada proses pemantapan kompetensi, profesionalitas, dan integritas di tengah kompleksitas global,” ujar Irwandri.
Di ruang-ruang kelas dan sesi diskusi, para peserta dijejali materi yang tak ringan, mulai dari nilai-nilai patriotisme hingga penguatan ideologi negara. Para pakar dan tokoh nasional dihadirkan untuk membedah peran legislatif di tengah perubahan zaman yang kerap tak memberi jeda.
Irwandri menyadari, jabatan politik tak lagi cukup ditopang oleh legitimasi elektoral semata. Ia menuntut kedalaman berpikir dan keteguhan sikap dua hal yang justru sering tergerus dalam praktik sehari-hari.
“Selama lima hari, kami ditempa kembali. Bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga cara pandang,” katanya.
Di Magelang, retret ini menjadi semacam ruang jeda, tempat para pimpinan daerah menanggalkan sejenak atribut kekuasaan, untuk kembali menimbang arah. Sebab, di tengah tekanan politik yang kian kompleks, yang diuji bukan hanya keputusan, melainkan juga karakter.
Redaksi dan editor sukatridesi
Narasumber humasdprdkabkerinci.






