Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah Sampaikan Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD T.A 2026

Kerinci daily.com…SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, menyampaikan Pengantar Wali Kota Alfin, S.H terkait Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh pada Rabu 12/08/26.

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa S.Sos.,M.M., Wakil Ketua DPRD Hardizal S.Sos.,M.H., Wakil Ketua DPRD Emrizal S.Pt serta anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

Sesuaikan Anggaran dengan Kondisi Keuangan Daerah

Wawako Azhar menjelaskan,perubahan KUA dan PPAS merupakan tindak lanjut Perubahan RKPD Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Sungai Penuh Nomor 52 Tahun 2026 pada 28 Juli 2026.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan kondisi keuangan daerah, terutama proyeksi pendapatan,alokasi belanja pembiayaan serta sejumlah pergeseran anggaran.

Pemkot juga menyesuaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi sebesar Rp.936.681.841,13 untuk digunakan pada Tahun Anggaran 2026.

Pendapatan Daerah Naik Rp5 Miliar

Dalam rancangan perubahan KUA dan PPAS, pendapatan daerah naik dari Rp.696,94 miliar menjadi Rp.701,97 miliar.

Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD),pendapatan transfer serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

PAD meningkat dari Rp.105,17 miliar menjadi Rp.105,85 miliar.Sementara pendapatan transfer naik dari Rp.590,38 miliar menjadi Rp.594,75 miliar.

Wawako Azhar mengatakan perubahan KUA dan PPAS menjadi langkah pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan penganggaran dengan kondisi keuangan dan kebutuhan pembangunan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD selanjutnya membahas rancangan tersebut dengan mengedepankan transparansi,akuntabilitas serta kepentingan masyarakat.

Pemkot berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah agar kebijakan anggaran mampu mendukung pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Redaksi dan editor sukatridesi

Tinggalkan Balasan