Kerinci daily.com…KERINCI – Wali Kota Sungai Penuh Alfin S.H bersama Bupati Kerinci Monadi S.Sos.,M.Si menghadiri puncak Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup di Balai Adat Nge Menyanjung Tigo Luhah Semurup,Kecamatan Air Hangat,Kabupaten Kerinci pada Sabtu (07/11/26).Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai prosesi yang mencerminkan kekayaan tradisi dan budaya masyarakat Kerinci.
Kehadiran kedua kepala daerah tersebut turut memperkuat dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya sebagai warisan leluhur yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Kerinci.
Turut hadir di acara tersebut :
1.Wakil Bupati Kerinci H.Murison S.Pd., S.Sos.,M.Si,
2.Unsur Forkopimda,
3.Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci serta Kota Sungai Penuh, 4.Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian S.E.,M.M.,
5.Sekda Kabupaten Kerinci,
6.Jajaran OPD,
7.Tokoh adat,
8.Kembar Rekan Depati IV Delapan Helai Kain Alam Kerinci,
9.Tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Rombongan tamu kehormatan mendapat sambutan hangat melalui prosesi sekapur sirih oleh anak jantan dan anak batino Tigo Luhah Semurup.Masyarakat juga menyuguhkan tarian penyambutan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya daerah.
Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup memiliki rangkaian tradisi yang khas.Masyarakat telah melaksanakan sejumlah kegiatan selama tiga hari sebelumnya melalui tradisi Mengasap Negeri.
Pada puncak kegiatan,masyarakat menggelar prosesi Mandi Balimau bersama, kemudian melanjutkan rangkaian Kenduri Sko dengan berbagai ritual adat yang sarat makna.
Sejumlah penampilan turut memeriahkan acara,mulai dari Ngaji Adat,peneguhan Sumpah Karang Setio kepada para pemangku adat oleh Mangku Rajo Tuo,hingga Tari Massal Putanden Batuah.
Kemeriahan semakin terasa saat Anak Batino Dalam menampilkan Tari Asyek Budero Ngisai sebagai penutup rangkaian acara.
Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat adat Tigo Luhah Semurup atas suksesnya penyelenggaraan Kenduri Sko dan Mandi Balimau.Ia menilai kegiatan tersebut berlangsung khidmat sekaligus memperlihatkan kuatnya nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Sementara itu,Wako Sungai Penuh Alfin juga mengapresiasi masyarakat adat Tigo Luhah Semurup yang terus menjaga dan melestarikan tradisi leluhur melalui penyelenggaraan Kenduri Sko.
Menurut Wako Alfin,Kenduri Sko bukan sekadar kegiatan adat tetapi juga menjadi bukti kuatnya identitas dan jati diri masyarakat Kerinci dalam mempertahankan adat istiadat di tengah perkembangan zaman.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkenalkan sejarah,adat istiadat dan budaya daerah kepada generasi muda.
Dengan demikian,nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur tetap hidup, terjaga dan menjadi kebanggaan bersama bagi masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Redaksi dan editor sukatridesi






