Kerinci daily.com…SUNGAI PENUH – Wako Sungai Penuh Alfin SH,menerima kunjungan tim Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi dalam rangka pelaksanaan Potret Program Bangga Kencana pada Selasa 23/06/26.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Wali Kota dan dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi,Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sungai Penuh, serta jajaran terkait.
Dalam kegiatan tersebut,BKKBN memaparkan sejumlah indikator yang menjadi fokus Program Bangga Kencana.Indikator tersebut meliputi angka kelahiran pada usia 15–19 tahun,median usia kawin pertama,Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) serta persentase keluarga yang menjadi sasaran program Bangga Kencana.
Program tersebut bertujuan memperlihatkan kondisi kependudukan dan pembangunan keluarga sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Wako Alfin juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut Menurutnya,data yang akurat sangat penting untuk mengukur perkembangan kualitas keluarga dan pembangunan manusia di Kota Sungai Penuh.
“Program ini merupakan langkah strategis untuk melihat perkembangan indikator kependudukan,pembangunan manusia dan kualitas keluarga dari tahun ke tahun. Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mendukung pelaksanaannya agar berjalan optimal,” ujar Wako Alfin.
Wako Alfin juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk serius menjalankan program tersebut serta memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam setiap tahapan pelaksanaan.
“Kolaborasi yang baik antarinstansi sangat diperlukan.Setiap kendala maupun perkembangan pendataan harus dikomunikasikan dengan baik agar target indeks yang ditetapkan dapat tercapai dan program Bangga Kencana benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wako Alfin lagi.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi,BKKBN dan Pemerintah Kota Sungai Penuh,diharapkan Program Bangga Kencana dapat meningkatkan kualitas keluarga serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik di daerah.
Redaksi dan editor sukatridesi






